Wednesday, December 23, 2009

HIPOTENSI

HIPOTENSI

Adalah keadaan dimana tekanan darah < 90/60 mmHg. Pada atlet, hipotensi bisa jadi merupakan tanda kesehatan yang baik yang menunjukkan bahwa jantung, paru-paru dan pembuluh darahnya dalam kondisi baik dan bekerja dengan baik. Namun pada usia lanjut hipotensi bisa jadi merupakan tanda bahaya, karena sel-sel tubuh bisa kekurangan oksigen.jika tekanan darah selalu rendah, atau tiba-tiba turun dengan cepat, dapat muncul gejala berikut :

- Pusing atau kepala terasa ringan

- Kurang konsentrasi

- Otot lemah

- Pulsa cepat dan lemah

- Nafas dangkal dan cepat

- Sakit kepala

- Pandangan kabur

- Mual dan gangguan lambung

- Pingsan

- Berkeringat dingin

- Fatigue

Jika tekanan darah menjadi sangat rendah, kekurangan oksigen dapat menghasilkan gangguan fungsi otak dan jantung, serta kesulitan bernafas. Pada akhirnya penderita dapat mengalami hilang kesadaran.

Penyebab hipotensi tidak selalu jelas, namun dapat juga berkaitan dengan hal-hal berikut :

- Pembuluh darah terlalu lebar

- Kekuatan denyut jangtung lemah

- Kekurangan hormone tiroid

- Diet yang ekstrim

- Anemia akibat kekurangan zat besi, asam folat atau vit B12.

- Menstruasi parah

- Heat stroke karena udara panas (missal: suhu > 4ÂșC) atau berjemur terlalu lama dibawah sinar matahari

- Over dosis antihipertensi

- Kahamilan

- Kadar gula darah terlalu rendah

- Tidak pernah berolah raga

Hipotensi sebenarnya bukan masalah besar seperti halnya hipertensi, kecuali jika hipotensi berkaitan dengan penyakit, missal : gagal jantung, bradycardia (denyut jantung < 60 / menit). Penanganan hipotensi :

- Meningkatkan konsumsi garam

- Meningkatkan aktivitas fisik atau berolah raga

- Menambah konsumsi air minum

- Meningkatkan konsumsi lemak

- Menangani kondisi kesehatan penyebab hipotensi.

No comments:

Post a Comment